Kampus Saat Ini (Part 3-Akademik)

Standar

Namanya juga kampus, kegiatan utamanya ya kuliah. dan kuliah itu kegiatan akademik yang berhubungan dengan indeks prestasi dan waktu kelulusan.

dulu, jaman dosen-dosen kita kuliah, sks yang harus ditempuh jumlahnya sangat banyak, kalo nggak salah sekitar 170an. dan dulu, waktu yang harus ditempuh buat kuliah tu bukan harga mati. kebanyakan kuliah sambil kerja, dan nggak ngejar lulus cepet tapi lulus yang berkualitas. dulu kuliah selama 5 tahun untuk S1 itu udah hebat. rata-rata kuliah itu selama 6-7 tahun. lama itu bukan karena bodoh, tapi kebanyakan karena kuliah itu bukan satu-satunya kegiatan yang harus dijalani. ada yang sambil bekerja, ikut organisasi disana-sini, mata kuliah yang sangat banyak, jadi wajar-wajar saja kalau harus selama itu.

mari kita lihat masa sekarang. untuk teknik sipil undip waktu kuliah untuk S1 dibatasi selama 7 tahun (14 semester) dengan bobot 144 sks. lulus yang tepat waktu adalah kalau kita bisa menempuhnya dalam waktu 4 tahun (8 semester). orang tua kebanyakan juga memiliki keinginan anaknya harus cepet lulus biar bisa cepet kerja. jadi mahasiswa terutama yang kurang bisa membagi waktu dan dikejar orang tua lulus cepat kebanyakan menjadi study oriented dan tidak peduli lagi dengan kehidupan di luar akademik, apalagi menjadi aktivis yang sebagian besar waktunya dihabiskan untuk menjadi mahasiswa kritis.

sekarang mari kita soroti tentang kegiatan akademik itu sendiri. berbeda dengan beberapa kampus lain yang sudah menerapkan penjurusan sejak S1, di kampusku ini kita mempelajari semua aspek. dari ilmu tanah, air, struktur, bahkan sampai manajemen. memang kita nggak terlalu mendalami salah satu ilmu, tapi yang hebat adalah kita jadi bisa merencanakan secara utuh karena semuanya saling berkaitan. kita jadi mengerti semua aspek karena itulah yang sekarang banyak dicari di perusahaan kaya dulu bapak yang di tempat proyekku pernah curhat. dia punya anak buah yang strukturnya jago banget, tapi begitu ditanya tanah ato air nggak tahu apa-apa.

selain itu kita juga ada yang namanya tugas besar yaitu tugas yang diselesein selama satu semester. biasanya sih tugas ini jadi syarat buat uas mata kuliah yang bersangkutan. normalnya, tugas besar ini ada di semester 1 sampai 6 dengan jumlah yang bervariasi. dari 2 sampa 5 tugas besar dalam satu semester. hal ini memeiliki sisi positif dan negatif. negatifnya adalah mahasiswa lebih mementingkan tugas besar dibanding kuliah karena dipikiran mahasiswa percuma rajin kuliah tapi nggak bisa ujian gara-gara tugasnya gugur. pagi sampe sore, ngantri asistensi. sore sampe pagi lagi, ngerjain tugas. kalo mau punya ekstra time ya harus pinter ngatur waktu. positifnya adalah mahasiswa jadi lebih memahami tentang mata kuliah tersebut, dan tau bagaimana aplikasi teori yang ada di materi kuliah dalam perencanaan di dunia nyata. dan secara nggak langsung jadi belajar buat ngebagi waktu.

itu adalah mata kuliah yang membutuhkan tatap muka. ada juga mata kuliah yang wajib kita ikuti tapi pelaksanannya bukan di dalam kelas. ada kerja praktek (KP), kuliah kerja lapangan (KKL), kuliah kerja nyata (KKN), dan tugas akhir (TA). walaupun nggak ada tatap mukanya, bukan berarti kita benar-benar bebas. namanya juga mata kuliah bersyarat, ya harus memenuhi syarat yang ditentukan.

kerja praktek kalau di tempat lain ada yang menyebutnya sebagai PKL, ada juga yang disebut magang. jadi mahasiswa diharuskan ke sebuah proyek yang sedang berjalan untuk mendapatkan ilmu secara langsung di lapangan. kita bebas untuk memilih mau masuk sebagai kontraktor, konsultan, maupun pemilik proyek. yang jelas kita diwajibkan untuk berada di proyek selama 60 hari kerja (dihitung sebanyak absen kita masuk dan nggak boleh ada absen kita di kampus), di luar semarang, dan satu proyek untuk satu mahasiswa. selain belajar dari orang-orang yang memang berkutat dengan proyek, kita juga akan membandingkan antara teori dan dunia kerja yang sebenarnya.

ada juga KKL. kalau KKL ini kasarnya semacam study tour. kita satu angkatan harus meninjau beberapa proyek secara garis besar. jumlahnya secara pasti memang tidak ditentukan, tapi minimal ada proyek struktur, air, dan transport. untuk angkatanku sendiri waktu itu tujuan akhirnya adalah Bali dengan kunjungan proyek di tiga kota. pertama kita di Semarang dengan 4 proyek yang dikunjungi yaitu jalan tol semarang-solo paket V, gedung irna di rumah sakit kariadi, waduk jatibarang, dan banjir kanal barat. di Surabaya ada 3 proyek yaitu tol surabaya-mojokerto, teluk lamong, dan educity apartment. untuk di bali sendiri ada 2 proyek yaitu underpass dewa ruci dan bandara ngurah rai.

kalau KKN dan TA pasti udah pada tahu dong. kalau KKN itu kegiatannya dikoordinasi oleh LPPM yang inti kegiatannya adalah mahasiswa dilatih untuk terjun ke masyarakat dan menerapkan ilmu yang dimiliki untuk kesejahteraan masyarakat itu sendiri. sedangkan tugas akhir adalah tugas yang akan menentukan kelulusan mahasiswa. bisa mengambil perencanaan atau penelitian.

o iya, kemarin kemarin itu ada semester pendek di sela-sela semester yang biasanya (semester panjang). semester ini digunakan untuk perbaikan nilai para mahasiswa yang masih kurang memuaskan (karena nilai di jurusan kita begitu mengenaskan). tapi sih sekarang kabar terakhir SP mau dihapus biar mahasiswa bener-bener serius waktu kuliah dan nggak bergantung sama semester pendek. cuma bener atau nggaknya masih belom bisa dipastikan.

nah setiap birokrasi membuat kebijakan baru yang menyangkut dengan kegiatan akademik, biasanya akan diadakan diskusi akademik yang difasilitasi bidang 1 HMS

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s