Daur Ulang Kantong Kresek

Standar

Sebagai seorang pecinta alam dan bukan sekedar penikmat alam (sok banget dah), aku berusaha untuk menerapkan prinsip go green di kehidupan sehari-hari. Dari matiin lampu dan nyabut colokan listrik tiap berangkat di kantor, bawa minum sendiri kalo keluar rumah (kecuali di kantor. kan udah ada gelas), juga nolak kantong kresek selama belanjaan bisa kita tenteng atau bisa masuk tas.

Tapi kadang tetep aja kita sulit untuk ngehindar dari kantong kresek ini. Biasanya sih kantong ini aku pake lagi entah buat kantong sampah, wadah baju kotor atau sepatu atau alat mandi kalo pergi-pergi, buat packing segala macam barang termasuk handphone dan dompet kalo ada kegiatan luar terutama naik gunung.

Solusi lain ya daur ulang alias recycle. Ada banyak kok cara buat recycle tas kresek. Kalian bisa googling di internet (tips:search dengan keyword bahasa inggris. biasanya hasilnya lebih beragam dan mereka nyajiin tutorialnya). Aku juga pernah liat ada yang bikin buku untuk daur ulang tas kresek ini.

Secara teknik, ada empat teknik dasar yang umum dipakai untuk daur ulang tas kresek ini. Teknik pertama adalah pelintir. Jadi tas kresek ini kita pelintir yang hasilnya jadi semacam tali. Bisa juga dikepang/dianyam sih. Ya intinya nanti akan membentuk semacam tali yang nantinya bisa kita rangkai entah jadi gelang atau tas atau terserah kalian

Teknik kedua adalah dengan membentuk semacam pita. Jadi tas kresek ini kita lipat sampai jadi semacam pita. Biasanya sih “pita” ini nantinya dianyam sampai membentuk benda yang diinginkan.

Teknik ketiga adalah rajut. Nah kresek ini kita gunting gunting sampai jadi lingkaran dengan lebar tertentu, terus kita sambung jadi “benang” yang nantinya bisa kita rajut. Kalo punya hakpen/jarum rajut ukuran besar sih enak. Kalo nggak punya ya kreseknya kita potong kecil. Atau bisa juga kita belajar merajut dengan jari.

Ini ada link web dan video cara bikin benangnya dan cara ngerajut pake jari

how to make plastic yarn

Cara keempat adalah teknik setrika. Jadi lembaran tas kresek yang udah kita potong bagian atas dan bawahnya ini kita setrika dan jadi lembaran yang cukup kaku. Nyetrika ini ada triknya lho yaitu harus kita tutup kertas dulu. Bisa dibayangin dong kalo setrikaannya langsung kena plastik. Yang ada tu kresek langsung meleleh dan setrika kita nggak bisa dipake. Aku kasih link buat caranya ya

Fusing Plastic Bag

Nah, buat yang satu ini aku udah cobain nih bikin dompet sederhana. Sebenernya sih kalo mau lebih bagus kita bisa jahit. Cuma perpaduan antara mesin jahit yang suka ngambek, posisi udah malem dan mesin jahit itu lumayan berisik, dan males (ini alasan utama sebenernya), akhirnya aku pake duct tape buat gabungin bagian-bagiannya. (PS:duct tape itu semacam selotip yang kaya lakban buat jilid tapi super lengket kaya selotip kabel dan punya banyak warna. Aku sih nemunya di gramedia, cuma emang agak sulit nyarinya)

Berhubung semalem berkutat dengan duct tape yang super lengket itu, jadi nggak bisa banyak motret dan cuma dapet 4 foto deh.

Setelah disetrika, potong sesuai ukuran yang dibutuhkan

Setelah disetrika, potong sesuai ukuran yang dibutuhkan

DSC_0011

Setelah ditempel bagian-bagiannya

Setelah ditempel bagian-bagiannya

Hasil akhirnya. Ada 1 kantong utama untuk uang kertas dan 4 slot kartu

Hasil akhirnya. Ada 1 kantong utama untuk uang kertas dan 4 slot kartu

berhubung aku nggak bikin tutorialnya, jadi aku tunjukin tutorial yang kurang lebih sama ya

mari dicoba, mari menjadi orang yang lebih baik dan lebih peduli dengan lingkungan sekitar.

 

PS : posting tentang kerajinan daur ulang lainnya ada disini

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s