Monthly Archives: Juli 2014

Bisnis MLM

Standar

MLM alias Multi Level Marketing, menurutku, cuma sekedar bisnis semu. Bisnis ini sempet super duper booming beberapa tahun yang lalu. Ya aku sih baru ngeh waktu zaman SMA, sekitar tahun 2008. Intinya adalah ada sebuah produk yang dijual, trus kita nawarin ke minimal 2 orang (downline) dan kita dapet bonus cuma karena ngajak mereka juga. Nah orang yang kita ajak ini juga harus nawarin ke dua orang yang lain. Dan begitu seterusnya. Istilahnya kaya bikin piramida gitu (sering disebut phonzi scheme).

 

on_seb ponzi schemes_target1

Yang bikin kaget adalah, walaupun udah banyak yang tahu kerugiannya, bisnis ini masih hidup sampe sekarang, dalam berbagai bentuk. Dan baru aja, beberapa menit yang lalu aku dapet chat dari temen yang mau ngejelasin tentang talkfusion. Emang sih dia bilang nggak nyuruh aku buat gabung, tapi mau nawarin ke bagian marketing kantor (padal di kantor ini nggak ada bagian marketing)

Dari awal, waktu dia bilang dia ikut MLM dan mau ngejelasin langsung aja aku bilang nggak tertarik (mode jutek : ON). Dan pada akhirnya dia cuma sempet ngejelasin kalo ini adalah produk IT bisa buat rapat, ngiklan, bla bla bla. Dan bilang dia nggak peduli bonus, cuma mau pake produknya dan nyari dua downline buat nutup modal.

Ya berhubung aku nggak sempet dapet penjelasan, buat yang mau tahu tentang (bahaya) talkfushion, nih aku kasih link nya.

hati hati bisnis talkfushion

review talkfushion

O iya, ati ati juga sama bisnis yang bilang “ini bukan MLM kok” tapi ada iming iming bonus besar kalo join dan minta ajak orang biar dapet tambahan bonus. Karena bisa dipastikan itu bisnis MLM.

 

Belajar Mengikhlaskan Hati

Standar

Cinta itu nggak harus memiliki

Ya, hari ini kita sedikit ngomongin masalah hati, dan agak mellow

Tau dong ya kata kata pembuka itu. Kalimat klise buat mereka yang udah pasrah bin nyerah sama cintanya (duh dek)

Tapi kalo kata Yovie Nuno sih

Biarkan aku untuk jadi kasihmu karna tak percaya ungkapan cinta tak harus memiliki

Iya, cinta tak harus memiliki dan orang yang bener bener legowo buat ngelepas orang yang dia sayang itu mungkin cuma ada di dongeng. Karena pada kenyataannya pasti ada rasa sakit dan cemburu di hati. Mana ada sih yang bener bener kuat ngeliat si doi pacaran sama orang lain padal kita mati matian ngejar dia

sakitnya tuh disini...

Read the rest of this entry

Jalan Jalan ke Pantai (Part 1)

Standar

Woyooo, salam anak pantai!

Sebenernya aku nggak resmi anak pantai sih karena cuma ke pantai itu itu aja dan nggak sering sering banget juga. Tapi disini aku mau sedikit cerita tentang beberapa perjalananku ke pantai. Yuk deh langsung

  Read the rest of this entry

Jalan Jalan ke Pantai (Part 2)

Standar

Lanjutan dari post sebelumnya nih. Yuk yuk

 

YOGYAKARTA

Jogja emang provinsi yang pantainya banyak dan bagus bagus. Yang paling terkenal apalagi kalau bukan Pantai Parang Tritis. Pantai yang banyak terdapat mitos tentang Ratu Pantai Selatan atau Nyi Roro Kidul ini merupakan salah satu pantai yang ada di Jogja. Karakteristiknya emang banyak karang, tapi pantai ini cantik kok. Aku udah 3 kali kesini. Yang pertama waktu perpisahan TK, kedua waktu perpisahan SD, ketiga waktu ada kunjungan ke UGM dan kita berangkat duluan buat jalan jalan.

Read the rest of this entry

Phone case a.k.a tempat handphone

Standar

Ceritanya aku udah move on dari hape ku yang lama (samsung gio yang ada di post aplikasi android). Emang udah lama pengen ganti hape. Bukan gimana gimana, tapi emang dia udah susah di ajak kerja sama. Speakernya udah nggak bunyi, kadang nggak mau di cas, suka hang atau mati tiba tiba, ram dan internal memori terbatas alhasil banyak aplikasi yang nggak bisa dipake.

Ada banyak hape yang aku incer sih buat gantiin, akhirnya pilihan terberat adalah sony Xperia M2 dan berencana bakal beli di jakarta fair. Tapi berhubung disana barangnya kosong, dan speknya nggak jauh beda sama Xperia C, akhirnya aku beli sony Xperia C aja.

Oke, prolog udah kepanjangan nih. Singkat cerita, karena hape ini termasuk cukup besar dan sulit buat dikantongin, berarti kalo kemana mana harus masuk tas dong. Dan di dalem tas kan suka ada banyak barang berceceran nggak jelas yang membahayakan kemulusan handphone tuh, jadi dia harus dilindungin dengan cara dikasih cover.

Read the rest of this entry

Zip It Pouch

Standar

Kalian pernah tau tempat pensil yang dari resleting itu? Yang resletingnya bisa ditarik sampe ujung yang hasilnya jadi semacam pita panjang. Sekitar 7-8 tahun yang lalu aku sama adek punya tempat pensil kaya gitu, dan sekarang sayangnya udah ilang entah kemana.

Dan kemaren, pas lagi buka buka internet, eh nemu tutorial bikin pouch (dompet kecil) ini. Langsung lah di praktekin.

Modalnya cuma pita sama resleting kok. Masing-masing panjangnya 50 cm. Lebar pita juga nentuin panjang pouch akhirnya lhoo.

Ukur-ukur dikit, jahit-jahit dikit (aku jahit tangan karena nggak punya sepatu khusus buat resleting), dan voila jadi deh pouch kecil ini

DSC_0014

Kalo dibuka kaya gini nih bentuknya

DSC_0015

Mulai ditutup resletingnya

DSC_0016

Tutup terus

DSC_0017

Hasil jadinya

DSC_0018

Bagian dalam pouch

Link tutorial ada disini

untuk yang tempat pensil juga ada disini

 

Buat yang bingung gimana bikinnya atau bingung sama bahasa inggrisnya, komen aja. Kalau memungkinkan ntar aku bikin tutorial versi bahasa indonesianya 🙂