Jalan Jalan ke Pantai (Part 2)

Standar

Lanjutan dari post sebelumnya nih. Yuk yuk

 

YOGYAKARTA

Jogja emang provinsi yang pantainya banyak dan bagus bagus. Yang paling terkenal apalagi kalau bukan Pantai Parang Tritis. Pantai yang banyak terdapat mitos tentang Ratu Pantai Selatan atau Nyi Roro Kidul ini merupakan salah satu pantai yang ada di Jogja. Karakteristiknya emang banyak karang, tapi pantai ini cantik kok. Aku udah 3 kali kesini. Yang pertama waktu perpisahan TK, kedua waktu perpisahan SD, ketiga waktu ada kunjungan ke UGM dan kita berangkat duluan buat jalan jalan.

O iya, kalau kesini jangan pakai baju hijau ya. Emang sih cuma mitos, percaya nggak percaya. Tapi bukankah ada pepatah “dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung”? Jadi lebih baik hormati tradisi dimana kita berada.

Pantai Parang Tritis

Pantai Parang Tritis

Ada dokar juga buat jalan jalan di pinggir pantai

Ada dokar juga buat jalan jalan di pinggir pantai

Selain Pantai Parang Tritis, ada banyak Pantai di daerah Gunung Kelud. Sebenernya ini memang sederet pantai di selatan Jogja makanya jadi ada banyak Pantai. Tapi dari sebanyak itu aku cuma pernah ke Pantai Sundak. Pantai ini memang cukup jauh dari pusat kota Jogja, sekitar 2-3 jam. Jalannya juga sempit dan berkelok. Jadi kalo kita bawa mobil dan kebetulan papasan sama bis atau mobil lain, ya cuma sopir ahli yang bisa lewat.

 

JAWA TIMUR

MALANG

Malang memang pusat kota wisata di Jawa Timur. Tapi untuk wisata pantai sebenernya cukup jauh dari pusat kota. Dan yang pernah aku jelajahi itu Pulau Sempu di tahun 2011, nyebrang dari Pantai Sendang Biru. Tapi sekarang ada kabar kalau wisata kesana itu ilegal karena merupakan cagar alam. Tapi waktu itu kita udah ijin lho ke pengelola Pulau Sempu, dan kita diijinin buat kesana. Bahkan dikasih tahu kalau disana semua hewan ada kecuali Badak (sereeem). Tapi kita (untungnya) cuma ketemu beberapa monyet yang salah satunya ngambil makanan kita.

Daya tarik utama Pulau Sempu memang di Segara Anakan. Jadi tempat ini semacam danau yang airnya merupakan intrusi air laut, jadi ya rasanya asin dan airnya tenang, nggak ada ombak. Danaunya juga landai gitu, jadi aku yang nggak bisa renang ini pun bisa main sampe jauh dari tepi.

Keleleran di depan stasiun sambil nunggu carteran mobil

Keleleran di depan stasiun sambil nunggu carteran mobil

Ini dia kantor pengelolanya. Dan waktu itu kita ijin kesini

Ini dia kantor pengelolanya. Dan waktu itu kita ijin kesini

Deretan perahu yang siap nganterin ke Pulau Sempu

Deretan perahu yang siap nganterin ke Pulau Sempu

Waktu itu kita nggak bisa nyebrang karena hujan, jadi kita nginep semalem di tempat pelelangan ikan

Waktu itu kita nggak bisa langsung nyebrang karena hujan, jadi kita nginep semalem di tempat pelelangan ikan

Segara Anakan

Segara Anakan

Segara Anakan

Segara Anakan

Aku nggak tahu ini persisnya dimana. Waktu kita lagi masak tiga orang ini pergi menjelajah.

Aku nggak tahu ini persisnya dimana. Waktu kita lagi masak tiga orang ini pergi menjelajah.

 

BALI

Sebenernya udah nggak perlu diceritain lah ya tentang Bali. Aku udah 3 kali ke bali. Jalan-jalan waktu SMP, jalan jalan waktu SMA, sama KKL waktu kuliah. Karena acara dari sekolah/kampus, pantai yang dikunjungi ya yang mainstream yaitu Kuta, Sanur (kebetulan dulu hotel waktu SMP di pinggir sanur), Tanjung Benoa, Tanah Lot, sama Dreamland. Tapi sayang pada nggak ada fotonya. Waktu SMP masih pake kamera yang pake rol film, jadi nggak ada soft nya. Foto SMA ada di komputer semua dan komputernya rusak. Waktu KKL nggak punya kamera alhasil jarang foto. Jadi ini dia foto yang terselamatkan.

Pantai Dreamland

Pantai Dreamland

Dreamland

Dreamland

Niatnya bikin tulisan "SIPIL", tapi hasilnya cacat

Niatnya bikin tulisan “SIPIL”, tapi hasilnya cacat

 

Nah itu dia pantai pantai yang pernah aku kunjungi. Emang nggak banyak, dan tempatnya juga mainstream. Tapi yang namanya perjalanan itu bukan sekedar tentang tujuan, tapi dengan siapa kita kesana dan apa cerita di baliknya.

 

Dan satu hal yang penting, tetap jaga lingkungan tempat kita berada. Ingat tiga prinsip dasar travelling

Jangan ambil apapun kecuali foto

Jangan tinggalkan apapun kecuali jejak

Jangan bunuh apapun kecuali waktu

Jadi jangan kotori lingkungan dengan membuang sampah disana ya. Buang di tempat sampah, kalau nggak ada tempat sampah ya dibawa pulang 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s