Monthly Archives: Mei 2016

nilai diri

Standar

Ingat ini jika ada orang yang menganggapmu baik/suci. Tidak ada orang yang lepas dari dosa. Yang ada hanya Allah masih menutup aibnya. Bahkan diantara kita yang paling suci, masih tersembunyi sisi cinta terhadap dunia, lena terhadap fana.

Dan ingat ini jika bertemu orang bermaksiat. Bisa jadi nanti tanpa sepengetahuanmu dia tersungkur bersujud memohon ampun, bertaubat. Dan ternyata Allah menerima taubatnya. Di lain sisi kelak dirimu menggigit jari lantaran iri melihat dia memasuki pintu surga disambut bidadari karena buah hasil taubat dan caci maki mu atas maksiatnya.

ini adalah caption postingan instagram kawan saya, di foto yang dia ambil saat kami sedang nenda bersama, dan ini adalah hal yang saya pikirkan sejak lama. entah kenapa rasanya kami sedang satu frekuensi padahal saya belum menceritakan unek unek ini padanya.

semua orang akan berproses, dan kau tak tahu seberapa berat atau ringan yang dia lalui untuk proses itu. tak akan tahu cerita apa sebelum dia mengambil sebuah keputusan. maka, bukankah tak pantas jika kau melabeli seseorang?

Terkadang

Standar

Kadang bakal ada waktu-waktu dimana kamu pengen banget punya seseorang. Apalagi kalo pas lagi ke tempat romantis tapi dateng nya sama kalian-kalian bukannya sama pasangan – Curhatan antar jomblo menahun

Iya, kadang mau se strong apapun, mau sebahagia apapun, bakal ada waktu kita mikir “coba punya seseorang”. Tapi buat aku, waktu itu bukan muncul pas di tempat romantis, tapi selalu pas di situasi yang bahkan temenmu nggak muncul di saat itu. Entah bahagia ataupun sedih. Tapi saat kamu pengen share momen itu bareng orang lain, nggak ada orang disana. Saat ada mimpi yang ingin kau kejar tapi kau berjalan sendiri. Jatuh bangunnya kau rasakan sendiri.

Yah, tapi bukankah hidup tak semulus itu? Karena kalaupun ada seseorang yang muncul, aku bahkan belum tahu apakah aku akan bisa masuk di hidupnya, pun sebaliknya.

Jadi terkadang aku tetap menikmatinya. Berbagi segala hal dengan diri sendiri